
China Akan Balas Negara-negara yang Bekerja Sama dengan AS
Internasional | 21 Apr 2025 - 12:41 WIB
2024-12-23 15:45:19
JelajahJawa (23/12) - Jawa Timur dilanda banjir besar yang mengakibatkan ribuan warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 23 Desember 2024, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Beberapa daerah yang paling parah terdampak termasuk Kabupaten Jember, Lumajang, dan Malang.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, banjir telah merendam ribuan rumah dan fasilitas umum. Di Kabupaten Jember, sekitar 3.000 rumah terendam air, sementara di Lumajang, akses jalan menuju beberapa desa terputus akibat genangan air yang tinggi. Tim SAR dan relawan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga dan memberikan bantuan darurat.
Penyebab Banjir
Hujan lebat yang terus menerus selama beberapa hari menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Selain itu, faktor lain seperti penebangan hutan dan alih fungsi lahan juga berkontribusi terhadap meningkatnya risiko banjir di daerah tersebut.
Para ahli lingkungan mengingatkan pentingnya menjaga ekosistem untuk mencegah bencana serupa di masa depan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah juga mengeluarkan pernyataan darurat dan berkoordinasi dengan BPBD untuk memberikan bantuan kepada korban banjir.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi lokasi terdampak dan berjanji akan memberikan bantuan logistik serta dukungan psikologis bagi warga yang terdampak.
"Kami akan memastikan semua kebutuhan dasar warga terpenuhi selama masa pemulihan ini," ujarnya.
Reaksi Masyarakat
Warga yang terdampak banjir mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang datang, namun mereka juga berharap pemerintah dapat segera memperbaiki infrastruktur yang rusak.
"Kami sangat membutuhkan bantuan, tetapi kami juga ingin solusi jangka panjang agar bencana ini tidak terulang," kata salah satu warga.
Banjir yang melanda Jawa Timur menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Dengan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan pemulihan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif, serta langkah-langkah pencegahan dapat diterapkan untuk mengurangi risiko di masa mendatang.
Baca juga : Viral! Surat Anggaran Ormas Bekasi Rp 44 Juta untuk Tahun Baru Tuai Kritikan
Baca juga : Ragam Camilan Tradisional Khas Nusantara
Pewarta : Syehra
China Akan Balas Negara-negara yang Bekerja Sama dengan AS
Internasional | 21 Apr 2025 - 12:41 WIB
Edu/Tech | 30 Aug 2025 - 09:06 WIB
Lifestyle | 30 Aug 2025 - 09:06 WIB
Edu/Tech | 30 Aug 2025 - 09:00 WIB
Edu/Tech | 30 Aug 2025 - 09:00 WIB
Lifestyle | 29 Aug 2025 - 06:22 WIB
Internasional | 02 Sep 2024 - 11:55 WIB
Lifestyle | 04 Sep 2024 - 19:37 WIB
Entertainment | 04 Sep 2024 - 20:18 WIB
Entertainment | 05 Sep 2024 - 18:43 WIB