Demo Tolak Tunjangan DPR Ricuh, Driver Ojol Tewas Tertabrak Kendaraan Taktis

2025-08-29 06:05:10

Demo Tolak Tunjangan DPR Ricuh, Driver Ojol Tewas Tertabrak Kendaraan Taktis
Sumber Gambar: fypmedia.id

Seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas setelah ditabrak kendaraan taktis (rantis) polisi saat demo menolak tunjangan DPR di kawasan Senayan, Jakarta, pada Kamis petang (28/8/2025). Peristiwa tragis ini terjadi di Pejompongan, Jakarta Pusat, ketika situasi unjuk rasa semakin ricuh.

Kematian Affan sontak memicu perhatian publik. Pasalnya, demo menolak kenaikan tunjangan DPR ini sudah berlangsung dua kali dan kini memakan korban jiwa. Polisi pun langsung mengambil langkah cepat, termasuk mengamankan sejumlah anggotanya yang terlibat.

Berikut lima fakta terkait driver ojol yang tewas tertabrak rantis polisi di Jakarta.

1. Tewas Saat Demo Ricuh Tolak Tunjangan DPR

Peristiwa nahas menimpa Affan Kurniawan di kawasan Pejompongan, Kamis petang (28/8/2025). Saat itu, ribuan massa turun ke jalan menolak kenaikan tunjangan anggota DPR yang dinilai fantastis. Dalam kondisi ricuh, sebuah rantis polisi melaju kencang dan menabrak korban hingga tewas di lokasi kejadian.

2. Korban Merupakan Driver Ojol

Affan Kurniawan diketahui sebagai driver ojek online yang kebetulan berada di lokasi saat kericuhan pecah. Jenazah korban segera dievakuasi ke RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

3. Tujuh Oknum Brimob Diamankan

Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Abdul Karim, menyebut ada tujuh oknum anggota Brimob yang diamankan terkait insiden ini. Mereka kini menjalani pemeriksaan gabungan Propam Polri dan Brimob.

“Proses pemeriksaan dilakukan secara transparan dan melibatkan pihak eksternal,” ujar Abdul Karim dalam konferensi pers di RSCM, Jumat (29/8/2025) dini hari.

4. Kapolri Minta Maaf kepada Keluarga dan Komunitas Ojol

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menemui keluarga korban di RSCM. Ia menyampaikan belasungkawa dan permintaan maaf kepada keluarga Affan serta seluruh komunitas ojol di Indonesia.

“Saya juga minta maaf kepada keluarga besar ojol dan masyarakat atas musibah ini. Kasus akan diusut tuntas,” tegas Kapolri.

5. Polisi Janji Tindak Tegas dan Tanggung Biaya Korban

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah.

Selain itu, polisi juga menanggung seluruh biaya rumah sakit hingga pemakaman korban. “Apa yang menjadi tanggungan korban sepenuhnya ditanggung oleh kami,” kata Asep.

Tragedi tewasnya driver ojol Affan Kurniawan akibat tertabrak rantis polisi saat demo ricuh di DPR menjadi sorotan publik. Insiden ini tidak hanya menambah daftar korban dalam aksi unjuk rasa, tetapi juga menuntut komitmen transparansi aparat dalam penegakan hukum. (ra)

Berita Lainnya

Document