5 Bahaya MSG yang Bisa Ganggu Kesehatan Sehari-hari

2025-08-31 05:51:20

5 Bahaya MSG yang Bisa Ganggu Kesehatan Sehari-hari
Sumber Gambar: fypmedia.id

Siapa yang tidak suka makanan gurih dan lezat? Banyak makanan instan, camilan, hingga makanan cepat saji yang menggunakan penyedap rasa atau lebih dikenal sebagai MSG (Monosodium Glutamate). Bahan tambahan ini memang membuat rasa makanan jadi lebih nikmat, tetapi konsumsi berlebihan bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Meski badan pengawas pangan di berbagai negara, termasuk BPOM dan FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat, menyatakan MSG aman dikonsumsi dalam batas wajar, kenyataannya banyak orang mengonsumsi MSG melebihi kebutuhan. Nah, penting bagi generasi muda untuk lebih sadar akan bahaya yang mungkin ditimbulkan.

Berikut adalah 5 bahaya MSG bagi kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui.

1. Memicu Sakit Kepala dan Rasa Tidak Nyaman

Salah satu efek paling umum dari konsumsi MSG berlebihan adalah munculnya sakit kepala. Beberapa orang bahkan mengalami gejala seperti rasa terbakar di wajah, leher, atau dada, hingga jantung berdebar. Kondisi ini dikenal sebagai “Chinese Restaurant Syndrome” karena sering dialami setelah mengonsumsi makanan yang kaya MSG.

Meski tidak semua orang sensitif terhadap MSG, jika Anda sering mengalami sakit kepala setelah makan makanan berpenyedap, sebaiknya mulai mengurangi konsumsinya.

2. Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi

MSG mengandung natrium, mirip dengan garam. Jika dikonsumsi berlebihan, natrium dapat meningkatkan risiko hipertensi (tekanan darah tinggi). Kondisi ini berbahaya karena bisa menjadi pintu masuk bagi berbagai penyakit kronis, termasuk stroke dan penyakit jantung.

Bagi anak muda yang terbiasa makan makanan cepat saji atau mi instan, sebaiknya lebih berhati-hati. Kombinasi garam dan MSG dalam jumlah besar bisa membuat tekanan darah melonjak tanpa disadari.

3. Gangguan Pencernaan dan Mual

Bahaya lain dari MSG adalah menimbulkan gangguan pencernaan. Sebagian orang melaporkan gejala seperti mual, perut kembung, atau rasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan tinggi MSG.

Gejala ini biasanya muncul pada mereka yang memiliki sensitivitas terhadap MSG. Walaupun tidak semua orang mengalaminya, risiko ini tetap perlu diwaspadai, terutama jika Anda sering mengonsumsi camilan ringan atau makanan kemasan.

4. Risiko Gangguan Metabolisme dan Obesitas

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi MSG dalam jangka panjang bisa berhubungan dengan peningkatan berat badan. MSG diketahui dapat merangsang nafsu makan berlebih, sehingga seseorang cenderung makan lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Jika dibiarkan, hal ini bisa memicu obesitas dan gangguan metabolisme lain seperti resistensi insulin yang berkaitan dengan diabetes tipe 2. Bagi generasi muda yang ingin menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, mengurangi MSG adalah langkah cerdas.

5. Berpotensi Mengganggu Fungsi Saraf

Bahaya MSG yang sering luput dari perhatian adalah kemampuannya memengaruhi fungsi saraf. MSG bekerja dengan cara merangsang reseptor rasa umami pada lidah, tetapi jika terlalu sering dikonsumsi, ia bisa memengaruhi sistem saraf pusat.

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa paparan MSG berlebihan dapat memengaruhi fungsi otak dan saraf. Meski penelitian pada manusia masih terbatas, hal ini menjadi alasan penting untuk lebih bijak dalam mengonsumsinya. (ra)

Berita Lainnya

Document