Terbongkar! Pelaku Asusila Grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’ Ditangkap di Jawa Tengah

2025-05-22 09:22:55

Terbongkar! Pelaku Asusila Grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’ Ditangkap di Jawa Tengah
Sumber Gambar: Sumber gambar: https://id.pinterest.com/

JelajahJawa.id – Direktorat Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Siber Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik bejat yang terjadi dalam grup Facebook bertajuk ‘Fantasi Sedarah’. Enam orang ditangkap, termasuk salah satunya warga dari wilayah Jawa Tengah yang terbukti membuat video asusila dengan anak di bawah umur.

Tersangka yang diketahui berinisial MS ditangkap pada Senin (20/5/2025) lalu. MS yang dikenal di dunia maya dengan akun Mas Bro, merupakan anggota aktif dalam grup tersebut dan secara keji membuat video asusila bersama anak-anak hanya menggunakan telepon genggamnya.

“MS merupakan kontributor aktif di grup Facebook ‘Fantasi Sedarah’. Ia membuat konten video asusila dengan anak-anak dan menyimpannya dalam HP pribadinya,” ujar Brigjen Himawan Bayu Aji, Dirtipidsiber Bareskrim Polri dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Penggerebekan di Sumatera dan Pulau Jawa

Tak hanya MS, lima pelaku lain juga berhasil diamankan oleh petugas di berbagai wilayah Sumatera dan Jawa. Para pelaku terdiri dari admin grup dan anggota yang secara aktif membagikan foto serta video berbau pornografi yang melibatkan anak-anak dan perempuan.

“Penangkapan ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan bersama tim dari Bareskrim Polri dan Ditsiber Polda Metro Jaya,” jelas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divhumas Polri.

Barang bukti yang berhasil diamankan termasuk komputer, ponsel, kartu SIM, serta sejumlah dokumen video dan foto yang diduga berkaitan dengan tindakan kejahatan seksual tersebut.

Seruan Perlindungan untuk Anak-anak di Daerah

Kasus ini menggugah keprihatinan masyarakat, termasuk para tokoh di wilayah Jawa Tengah. Banyak pihak menyoroti pentingnya pengawasan terhadap aktivitas digital, terutama di kalangan remaja dan anak-anak.

“Peran keluarga dan lingkungan sangat penting. Jangan lengah, karena kejahatan siber bisa mengintai dari balik layar. Ajak anak-anak berdialog, awasi penggunaan gadget mereka,” ujar Nur Rofiq, tokoh masyarakat dari Kabupaten Semarang.

Kepolisian pun terus mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan di dunia maya, terutama yang berpotensi membahayakan anak-anak.

Berita Lainnya

Document